BERBAGI
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

MAGELANG, Warta Nasional – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes) di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Kota Magelang.

Kerjasama tersebut antara lain berupa pendampingan membantu proses penyusunan kebijakan, termasuk penyusunan rancangan dan kajian.

Kerja sama yang tertuang dalam nota kesepakatan antara Nomor 130.13/4/111/2021 dan Nomor T/382/UN37/KS/2021 itu ditandatangani oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman, di kompleks Gelora Sanden, Selasa 26 Januari 2021.

Wali Kota Sigit Widyonindito menjelaskan, kesepakatan itu sebagai landasan untuk melakukan kerja sama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta sebagai pemanfaatan sumberdaya yang ada.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan bidang yang dilaksanakan, terutama dalam pembuatan kebijakan. Adapun OPD yang terlibat adalah Disperindag, Disdikbud, Bappeda, BPKAD dan Balitbang Kota Magelang.

“Saya minta OPD terkait yang terlibat untuk segera melaksanakan dan menindaklanjutinya,” kata Sigit.

Dikatakannya, Pemkot Magelang memerlukan pendampingan dari Unnes untuk membantu proses penyusunan kebijakan seperti penyusunan rancangan dan kajian, pelaksanaan penelitian, sosialisasi dan bimbingan teknis, serta pengawasannya.

Dengan adanya pendampingan tersebut diharapkan dapat menghasilkan implementasi kebijakan yang sesuai dengan perencanaan pembangunan daerah dan kebutuhan Kota Magelang.

“Saya imbau pergunakan waktu dan manfaatkan kerja sama ini dengan sebaik-baiknya. Harapan kita bisa meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” imbuh Sigit.

Rektor Unnes Fathur Rokhman mengemukakan, perjanjian kerja sama itu merupakan wujud terselenggaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari tiga poin, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan bentuk cerminan dua poin dari Tri Dharma, yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Fathur.

Selanjutnya, disampaikan Fathur, pelaksanaan kesepakatan akan dituangkan dalam Rencana Kerja atau bentuk lainnya sesuai peraturan perundang-undangan. Kesepakatan berlaku selama dua tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani.