BERBAGI
Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid bersama Perum Perindo akan membangun galangan kapal sementara, di Ruang Kresna Setda, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

PEKALONGAN, Warta Nasional – Pemerintah Kota Pekalongan bersama Perum Perindo sepakat untuk membangun galangan alias tempat berlabuh sementara bagi kapal-kapal di muara Kali Lodji Pekalongan. Dengan adanya itu, rencana pembangunan pengendalian banjir dan rob bisa diteruskan.

Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, mengemukakan, program pembangunan pengendalian banjir berpotensi menghambat arus lalu lintas kapal. Pasalnya, proyek tersebut akan menutup muara Kali Loji agar air laut tidak mengalir masuk hingga ke pusat kota.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bersama Perum Perindo akan membangun galangan kapal sementara.

“Sementara aktivitas usaha docking (galangan kapal) dapat ditampung di tanah milik Perum Perindo. Kami juga telah menyampaikan kepada Perum Perindo agar docking yang dibangun adalah docking kering,” tutur HA Afzan Arslan Djunaidi, di Ruang Kresna Setda, beberapa waktu lalu

Lebih lanjut, pihaknya juga akan mengagendakan pertemuan kembali antara Perum Perindo dengan para pengusaha galangan kapal untuk memfasilitasi bentuk kerja sama bisnis antarpelaku usaha.

General Manager Perum Perindo Pekalongan, Aryo Dewandanu, menyambut baik usulan dari Pemerintah Kota Pekalongan dan segera mengirim surat kepada jajaran direksinya.

“Kami akan memfasilitasi pertemuan Pemerintah Kota Pekalongan dengan Direksi Perum Perindo. Mudah-mudahan kesepakatan bersama ini bisa memberikan manfaat yang baik untuk kepentingan bersama dan penanganan banjir dan rob di Kota Pekalongan bisa segera teratasi,” tandas Aryo Dewandanu.