BERBAGI
Pimpinan Wiayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir saat pelantikan kepala sekolah dan madrasah, Sabtu (16/1/2021) di Aula Kantor Muhammadiyah, Mungkid Kabupaten Magelang. (Foto: Humas Pemkab Magelang)

MAGELANG, Warta Nasional – Pendidikan karakter di lembaga pendidikan juga perlu berorientasi pada menanamkan kesopanan yang berakhlaqul karimah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wiayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir saat pelantikan kepala sekolah dan madrasah, Sabtu 16 Januari 2021 di Aula Kantor Muhammadiyah, Mungkid Kabupaten Magelang.

“Pimpinan di setiap satuan pendidikan baik di sekolah maupun madrasah perlu senantiasa membangun suasana kegiatan belajar mengajar yang mampu mendukung keberhasilan pendidikan karakter,” ungkap Tafsir

Ketua Pimpinan Wiayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah menambahkan, filosofi penyelenggaraan pendidikan di Muhammadiyah adalah memajukan, memperbaharui dan mengembangkan.

Islam sebagai syariah tidak mungkin diperbaharuhi dan berkembang, akan tetapi fiqih bisa berubah sesuai dengan ruang dan waktu.

“Orientasinya adalah bagaimana nilai-nilai yang ada dalam agama mampu dipahami secara kontekstual sehingga mampu menghadirkan solusi dari setiap persolan keumatan dan kebangsaan terkini,” pesan Tafsir.

Kepala sekolah dan madrasah yang dilantik, Hasan Ansori sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 1 Salam, Erlitasari Kepala SMK Muhammadiyah Dukun dan Eko Yuantoro Kepala SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan.

Selanjutnya Nidaan Hasana sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Tempuran, Ali Rahmani SD Muhammadiyah Bandongan, Muhammad Nasikhodin MI Muhammadiyah Wonogiri  Kecamatan Kajoran dan Fahrudin  Ahmad Muttaqin MI Muhammdiyah Butuh, Senden Kecamatan Mungkid.

Hadir dalam pelantikan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Azis Amin Mujahidin, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang Jumari, perwakilan Kementerian Agama, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah Wilayah 8, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah.