• Sabtu, 3 Desember 2022

Unnes Kukuhkan Tiga Gubes Bidang Geografi Lingkungan, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga serta Teknik Kimia

- Kamis, 9 Juni 2022 | 19:28 WIB
Ketiga gubes baru dikukuhkan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum di gedung Auditorium Prof Wuryanto, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Kamis 9 Juni 2022
Ketiga gubes baru dikukuhkan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum di gedung Auditorium Prof Wuryanto, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Kamis 9 Juni 2022

WARTA NASIONAL - Universitas Negeri Semarang (Unnes) menambah tiga guru besar (gubes) baru di bidang Geografi Lingkungan dan Kebencanaan, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga serta Teknik Kimia. Ketiganya dikukuhkan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum di gedung Auditorium Prof Wuryanto, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Kamis 9 Juni 2022.

Tiga gubes baru Unnes tersebut yakni Prof Dr Drs Juhadi MSi sebagai profesor dalam bidang Geografi Lingkungan dan Kebencanaan, Prof Dr Asih Kuswardinah MPd dikukuhkan sebagai guru besar bidang Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dan Prof Dr Dewi Selvia Fardhanti ST MT dikukuhkan sebagai profesor bidang Teknik Kimia.

Dengan bertambahnya jumlah gubes Unnes tersebut, diharapkan mampu memberikan manfaat dan solusi atas beragam persoalan di masyarakat, terkait dengan keilmuan mereka. Terutama di bidang Geografi Lingkungan dan Kebencanaan, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga serta Teknik Kimia.

Baca Juga: Pemerintah Melalui Bio Farma Resmi Umumkan Uji Klinis Fase Ketiga Vaksin BUMN

Dalam pidato ilmiah pengukuhan, Prof Dr Drs Juhadi MSi, sebagai ahli geografi lingkungan dan kebencanaan menyampaikan materi mengenai Model Deteksi Dini Kerusakan Lahan Perbukitan-Pegunungan, yang sangat relevan dengan kebutuhan dan kondisi bangsa Indonesia yang hidup pada daerah rawan bencana.

"Cara pandang etnosentris memiliki kontribusi terhadap kerusakan lingkungan, terutama meningkatnya luas lahan kritis di Indonesia. Oleh karena itu, pembangunan ke depan harus dilandasi oleh sebuah cara pandang baru yang menjadikan manusia dan alam sebagai satu kesatuan ekosistem yaitu ekosentrisme," jelasnya.

Gagasan Prof Juhadi tentang model deteksi dini kerusakan lingkungan lahan pertanian dan potensi bencana akan sangat berguna.

WebGIS Kunmap yang Prof Dr Drs Juhadi gagasan akan membantu meningkatkan mobilitas dan kecepatan, dalam memperoleh informasi mengenai data yang diperlukan sehingga pemanfaatan dan penanganan lahan kritis, bisa dilakukan dengan baik dan merupakan gagasan dalam bentuk konkret pengalaman nilai-nilai konservasi.

Sementara, gubes Unnes lainnya, Prof Dr Asih Kuswardinah MPd, yang kepakarannya terakui luas dalam bidang pendidikan kesejahteraan keluarga, dengan jeli merumuskan konsep pendidikan kesejahteraan keluarga sebagai pembentuk karakter anak melalui lima strategi yaitu (1) keteladanan, (2) konsistensi, (3) pembiasaan, (4) pendisiplinan, dan (5) komunikasi efektif.

Halaman:

Editor: Arixc Ardana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X