BERBAGI
Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing (Ist)

Oleh : Emrus Sihombing*

Tidak boleh selalu/langsung negative thinking, apalagi ada mengatakan “mati ketawa,” jika narapidana korupsi dipercaya atau ditugaskan atau bertugas melakukan pendidikan dan penyuluhan antirasuah kepada masyarakat.

Kerika melakukan pendidikan dan penyuluhan anti korupsi, ada hal positif dari pengalaman mereka. Pertama, agar orang yang kemungkinan memiliki kesempatan dan berniat korupsi, tidak melakukannya. Kedua, bisa membagi pengalaman ketika “berintetaksi” dengan oknum penegak hukum. Sebab, “interaksi” tersebut menarik untuk dibagikan. Misalnya, “cawe-cawe”.

Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh jika kemungkinan atau kelak lembaga penegak hukum berantas korupsi, termasuk KPK merekrut narapidana korupsi untuk dijadikan penyuluh antirasuah. Tentu, rekrut tersebut sudah melalui proses yang ketat.

Untuk pendalaman, tentu jika teman-teman jurnalis berkenan berdiskusi tentang kemengapaan dari aspek komunikasi penyuluhan, bisa dikontak di nomor HP di bawah ini.

Hal yang sama dengan para pihak yang tidak setuju atau menolak dengan berbagai ekspresi terkait narapidana korupsi dipercaya atau ditugaskan melakukan pendidikan dan penyuluhan antirasuah kepada masyarakat, saya bersedia diskusi publik (berdialektika) dengan mereka secara live.

*) Dr. Emrus Sihombing, Komunikolog Indonesia