BERBAGI
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Demak Joko Sutanto, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng Suryo Banendro dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Wibowo, di Desa Wonorejo, Senin (8/2/2021)/Dok/Humas Pemprov Jateng/

DEMAK, Warta Nasional – Upaya untuk meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Demak, Sebanyak 1.200 kilogram benih padi diberikan kepada perwakilan kelompok tani di Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Demak Joko Sutanto, dengan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng Suryo Banendro dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Wibowo, di Desa Wonorejo, Senin 8 Februari 2021.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Wibowo mengungkapkan, bantuan benih padi tersebut diberikan sebagai upaya pelaksanaan program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan.

Dijelaskannya, pendistribusian bibit padi dilakukan melalui kelompok tani masing-masing, yang selanjutnya disalurkan ketua kelompok tani kepada petani.

“Meskipun demikian, dari pihak kami akan melakukan pengawasan penyaluran bibit padi untuk mencegah penyalahgunaan bantuan,” ujarnya.

Ditambahkan, luas area persawahan yang tergenang air di wilayah Kabupaten Demak mencapai 2.444 hektare. Luasan lahan puso sebanyak 674 hektare, meliputi Kecamatan Karanganyar 80 hektare, Wonosalam 20 hektare, Demak 50 hektare, Bonang 327 hektare, dan Wedung 197 hektare.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, Wibowo mengarahkan kepada petani untuk mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Sehingga, kerugian akibat puso tidak terlalu besar.

“Keuntungan mengikuti AUTP yakni jika terjadi puso lebih dari 75 persen, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per hektare,” ungkapnya.

Sementara, Plh Bupati Demak Joko Sutanto berharap, untuk bantuan benih padi yang diberikan dapat meringankan beban petani. Sehingga petani dapat kembali produktif menanam padi.