BERBAGI
TP PKK mencoba sirup bunga talang, saat melakukan pembinaan 10 Program Pokok PKK sekaligus meninjau potensi desa di Aula Kecamatan Dawe, Kamis (19/11/2020) (Foto: Humas Pemprof Jateng)

KUDUS, Warta Nasional – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus, diminta  untuk lebih aktif dalam mempromosikan produk lokal agar lebih memiliki daya saing di pasaran.

Kendala yang sering dihadapi pengusaha adalah kurangnya promosi produk lokal. Hal ini disampaikan Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo saat melakukan pembinaan 10 Program Pokok PKK sekaligus meninjau potensi desa di Aula Kecamatan Dawe, Kamis (19/11/2020) lalu.

Produk lokal yang dihasilkan dari Kabupaten Kudus ini dinilai cukup banyak dan menjajikan, salah satunya produk makanan ringan yang digunakan sebagai snack. ’’ TP PKK berharap dengan mempromosikan produk ini masyarakat lebih mengenali lagi produk unggulan dari desa lain untuk saling melengkapi,’’ ujarnya.

Ditegaskan, TP PKK mempunyai peran dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga lewat usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).

Produk unggulan yang dapat dipromosikan seperti, kopi muria, sale pisang, sirup bunga telang, dan sirup parijoto. Semua produk lokal ini sudah  ditinjau dan dicoba secara langsung. Mawar berharap usaha-usaha tersebut dapat terus diberdayakan dengan peran serta pemerintah desa dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Seperti yang kita ketahui bersama, potensi Kopi Muria dan berbagai produk olahan parijoto ini sangat luar biasa. Untuk pelaku usaha, apabila produknya belum memiliki izin PIRT kami mendorong untuk segera diurus, silakan dikonsultasikan ke kabupaten. Supaya produk-produk unggulan ini bisa dipasarkan lebih luas lagi,” pungkasnya.(WN)