BERBAGI
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin (1/2/2021). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, Warta Nasional – Program vaksinasi tahap pertama yang di laksanakan serentak pada tanggal 14 Januari 2021 lalu, untuk tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan sukses.

Bahkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi kepada Jateng karena sukses melaksanakan program vaksinasi ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, percepatan program vaksinasi memang terus didorong. Dari 50 daerah di Indonesia, 20 daerah berasal dari Jawa Tengah. Bahkan Jawa Tengah mencatatkan beberapa daerah yang terbaik nasional dalam program vaksinasi ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin 1 Februari 2021.

“Program vaksinasi berjalan sukses di Jateng, karena memang kami ingin melakukan percepatan. Dari 50 daerah terbaik, 20-nya berasal dari Jateng,” kata Ganjar.

Atas capaian itu, Ganjar memberikan penghargaan kepada lima kepala daerah yang terbaik di Jateng dalam pelaksanaan vaksinasi. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk terima kasih Ganjar atas dukungan dari masing-masing daerah.

Lima kepala daerah yang mendapatkan penghargaan dari Ganjar di antaranya Wali Kota Solo, Bupati Sragen, Bupati Batang, Bupati Boyolali dan Wali Kota Magelang. Solo mendapat predikat pertama dengan capaian vaksinasi 77,71 persen, disusul Sragen 77,03 persen, Batang 76,71 persen, Boyolali 76,35 persen, dan Kota Magelang dengan capaian 74,84 persen.

“Penghargaan ini saya berikan karena daerah-daerah itu sudah bagus melakukan percepatan vaksinasi tahap pertama. Semoga ini bisa menjadi contoh daerah lainnya, tidak hanya Jawa Tengah tapi Indonesia,” ucap Ganjar.

Bahkan keberhasilan percepatan vaksinasi di Jateng telah menarik perhatian pemerintah pusat. Ganjar mengatakan telah ditelpon dua direksi Biofarma dan meminta masukan percepatan vaksinasi.

“Dua direksi Biofarma telpon saya, pak Ganjar kok bisa cepat (vaksinasi), saya jawab ya karena mau saja, kalau mau pasti bisa dilakukan. Mereka heran karena ada beberapa daerah lain yang masih nol, ya mungkin belum sempat saja,” pungkas Ganjar.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo menambahkan, capaian vaksinasi tahap pertama untuk nakes di Jateng memang luar biasa. Dari 50 daerah tertinggi, 34 kabupaten/ kota di Jateng masuk dalam kategori itu.

“Capaiannya memang tinggi sekali, dan itu mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” jelas Yulianto.

Sampai saat ini, capaian vaksinasi Jateng sudah lebih dari 70 persen. Hal itu karena dorongan percepatan memang terus dilakukan dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah berjalan baik.

“Koordinasi terus menerus, saya hampir tiap hari vicon dengan kepala dinas, direktur rumah sakit, kepala puskesmas untuk memantau vaksinasi ini. Semuanya berjalan sesuai target, yakni per hari minimal 25 persen dari sasaran,” jelas Yulianto.

Setelah vaksinasi nakes ini, Yulianto mengatakan untuk vaksinasi tahap selanjutnya adalah pelayanan publik dengan jumlah sasaran sekitar 2,3 juta. Pelaksanaan vaksinasi untuk pelayanan publik ditargetkan pada pertengahan Februari atau paling lambat minggu ketiga bulan Februari.