BERBAGI
Objek Wisata Alam (OWA) Jurang Jero di Desa Ngargosuko Kacamatan Srumbung Kabupaten Magelang akan dibuka kembali pada Senin (1/3/2021)/Dok/Humas Pemkab Magelang/

MAGELANG, Warta Nasional – Akibat Covid-19 dan meningkatnya aktivitas Merapi beberapa objek wisata di Magelang sempat ditutup, termasuk Objek Wisata Alam (OWA) Jurang Jero di Desa Ngargosuko Kacamatan Srumbung Kabupaten Magelang yang tadinya ditutup akan dibuka kembali pada Senin (1/3/2021).

Pengelola Randu Ijo Jurang Jero, Rofingi mengatakan, hal tersebut setelah terbit surat dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi.

“Surat dari TNGM sudah kami terima tadi (26/2/2021) yang isinya tentang pemberitahuan pembukaan kembali OWA Jurang Jero,” kata Rofingi, Sabtu (27/2/2021).

Surat tersebut menerangkan OWA Jurang Jero terletak di Resort Srumbung Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Magelang Sleman Balai TNGM dalam kondisi aman. Lokasi wisata alam Jurang Jero berada pada jarak 8 hingga 9 kilometer dari puncak Gunung Merapi yang masih berstatus Siaga.

“Selain itu, sebagai pertimbangan berdasar surat yang kami terima adalah karena OWA Jurang Jero dekat dengan Kali Putih yang saat ini relatif aman untuk dikunjungi. Sesuai surat rekomendasi dari BPPTKG Yogyakarta terkait teknis pembukaan Jurang Jero,” lanjut Rofingi.

Ia menambahkan, Disparpora Kabupaten Magelang juga telah menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat terkait pembukaan OWA Jurang Jero.

Disparpora meminta agar dalam operasionalnya selalu siap siaga dan waspada serta melakukan langkah antisipasi dan melakukan mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

Di samping itu pengelola juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Rofingi memastikan, terkait harga tiket masuk dan jam operasional wisata Jurang Jero tidak ada perubahan. Harga tiket tetap Rp10 ribu dengan waktu operasional mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Bahkan saat ini wisatawan dapat melakukan aktivitas petualangan seperti berkemah, menaiki jeep dengan rute baru dan sebagainya.

Diungkapkan Rofingi, keindahan pemandangan Gunung Merapi di antara hamparan hutan pinus dan alur Kali Putih menjadi daya tarik di wisata ini. Biasanya pada akhir pekan sekitar 200 wisatawan berkunjung ke Jurang Jero.

“Wajib dicoba oleh wisatawan. Yang pasti semakin menarik. Hanya dengan 50 ribu sudah bisa berwisata Jeep dan free Coffee,” jelas Rofingi.

Dengan dibuka kembali, Rofingi berharap wisata alam Jurang Jero menjadi tujuan baru wisatawan, sehingga kegiatan ekonomi kelompok masyarakat hutan Randu Ijo kembali bangkit dari pandemi Covid-19.